Selasa, 24 November 2009

PENGENALAN EKONOMI TEKNIK

Pengenalan Ekonomi Teknik
• Mengapa ekonomi teknik diperlukan?
• Mengapa kita (engineers) perlu mengetahui aspek ekonomi
dalam pekerjaan-pekerjaan keteknikan?
(Prof. Dr. Ir. Danang Parikesit,M.Sc)
Ilmu Ekonomi merupakan ilmu pengetahuan yang
berhubungan dengan alokasi sumberdaya.
Sumberdaya:
– Sumber daya alam
– Sumber daya manusia
– Sumber daya teknologi
– Sumber daya pembiayaan
Defisini Ilmu Ekonomi:
Ilmu ekonomi memberikan dasar dan pengertian bagaimana
memenuhi kebutuhan dengan sumberdaya yang terbatas.
– Studi bagaimana orang dan masyarakat membuat pilihan,
dengan tanpa menggunakan uang untuk keperluan
konsumsi sekarang dan dimasa depan (Prof. P.A.
Samuelson).
– Ilmu ekonomi menganalisis biaya dan keuntungan dan
memperbaiki corak penggunaan sumberdaya (Sadono
Sukirno).
– Studi tentang bagaimana masyarakat mengelola
sumberdaya yang terbatas (Mankiw).
Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro
Ekonomi Mikro:
• Analisis biaya-manfaat
• Teori permintaan dan penawaran
• Elastisitas
• Model-model pasar
• Industri
• Teori harga (hukum permintaan dan penawaran)
• Teori produksi
Ekonomi Makro:
• Pendapatan nasional
• Neraca pembayaran
• Kesempatan kerja
• Inflasi
• investasi
Jenis Analisis:
1. Ilmu ekonomi deskriptif
2. Teori ilmu ekonomi
3. Teori ekonomi aplikatif
Ekonomi teknik merupakan suatu evaluasi sistematis
terhadap keuntungan ekonomi dari setiap solusi
permasalahan enjiniring(1). Ekonomi teknik juga
merupakan aplikasi dari evaluasi desain dan alternatif
solusi enjiniring. Peranan ekonomi teknik adalah untuk
meninjau kesesuaian dari proyek yang diberikan,
memperkirakan nilainya dan menilai dari sudut
•pandang enjiniring(2).
1 Lecture Notes by Randolph Kirchain, Engineering Economics: Comparing Financial Characteristics of
Design Options. Massachusetts Institute of Technology, Department of Materials Science & Engineering
2 ASTM E833, Definitions of Terms Relating to Building Economics,American Society for Testing and
Materials, West Conshohocken, PA (1999).
Menurut Eva F. Karamah, ekonomi teknik berfungsi untuk
mengetahui konsekuensi keuangan dari produk, proyek, dan
proses-proses yang dirancang oleh insinyur dan membantu
membuat keputusan rekayasa dengan membuat neraca
pengeluaran dan pendapatan yang terjadi sekarang dan
yang akan datang – menggunakan konsep “nilai waktu dari
uang”.(3)
Ekonomi teknik melibatkan proses formulasi, estimasi, dan
evaluasi hasil ekonomi setelah alternatif-alternatif untuk
mencapai tujuan tertentu tersedia sehingga dapat dikatakan
pula bahwa ekonomi teknik merupakan kumpulan dari teknik
perhitungan matematis yang menyederhanakan
perbandingan dalam hal ekonomi.(4)
3 Eva F. Karamah, Diktat Kuliah Ekonomi Teknik GP32021 Jurusan Teknik Gas Dan
Petrokimia FTUI. (2002).
•4 Leland Blank, Anthony Tarquin. Engineering Economy. Mc-Graw-Hill Higher Education
(2002)
Ilmu Ekonomi Teknik
Disiplin ilmu yang berkaitan dengan aspek-aspek ekonomi
dalam teknik, yang terdiri atas evaluasi sistematis dari biayabiaya
dan manfaat-manfaat usulan proyek teknik. (E. Paul
Degarmo, 1999)
Proposal
Teknik
Produksi dan
Konsumsi
Pemuas
Keinginan
Lingkungan
Teknik
Lingkungan
Ekonomi
Gambar Lingkungan Fisik dan Ekonomi
Ilmu Ekonomi Teknik
Riggs (1977): “An engineering economist draws upon the
accumulated knowledge of engineering & economics to
identify alternative uses for limited resources & to select the
preferred alternative.”
Steiner (1992): “...engineering economy is the application
of certain principles of economics to the problem of
investment – principally engineering-related
investments.”
Fraser, Bernhardt, & Jewkes (1997): “Engineering
economic can defined as that science which deals with
techniques of quantitative analysis useful for selecting a
preferable alternative from several technically viable
ones.”
Blank & Tarquin (2004): “…engineering economy is a
collection of mathematical techniques that simplify
economic comparisons.”
PERANGKAP DALAM MENYUSUN TEORI EKONOMI
• Kesalahan post hoc ergo propter hoc terkait
dengan kesalahan pemikiran mengenai kausalitas:
– Walaupun A terjadi sebelum B, belum tentu A
menghasilkan B
• Kesalahan komposisi terkait dengan kesalahan
keyakinan bahwa fakta yang berlaku bagi sebagian
juga berlaku bagi semua
KEBIJAKAN EKONOMI
Kriteria dalam menentukan hasil ekonomi:
– Efisiensi (efisiensi alokatif), ekonomi efisien memproduksi
kebutuhan masyarakat dengan biaya serendah mungkin
– Ekuitas, keadilan dari hasil ekonomi
– Pertumbuhan ekonomi, peningkatan output total dalam
perekonomian
– Stabilitas ekonomi, kondisi kestabilan atau peningkatan dari
output diiringi inflasi rendah dan pemanfaatan penuh sumber
daya
Fundamental Principles of Engineering Economics
. Principle 1: mendekati nilai uang lebih berharga
daripada menjauhi
. Principle 2: yang penting adalah perbedaanperbedaan
diantara berbagai alternatif
. Principle 3: penerimaan marginal harus melebihi
biaya marginal
. Principle 4: tambahan resiko tidak akan diambil
tanpa ada tambahan return yang
diharapkan
Prinsip Ekonomi Teknik
• Kembangkan alternatif-alternatif
• Perhitungkan hanya perbedaan
• Gunakan sudut pandang yang
konsisten
• Gunakan suatu ukuran yang umum
• Perhatikan semua kriteria yang relevan
• Buat ketidakjelasan menjadi jelas
(eksplisit)
• Tinjau kembali keputusan yang diambil
Kurva peningkatan produktivitas
( )
( )
Total input yang dihasilkan selama periodet Rp
Total output yang dihasilkan selama periodet unit
Pi
i
= i
Bilamana output dalam hal ini adalah berupa unit
keluaran yang dihasilkan oleh proses produksi dan
semua masukan (input) yang diperlukan dikonversikan
dalam unit satuan moneter (Rp), maka:
Peningkatan produktivitas bilamana output berhasil naik
(bertambah besar) atau tetap dan di sisi lain input dapat
ditekan seminimal mungkin
Naiknya produktivitas (unit/Rp) akan membawa
konsekwensi terhadap biaya produksi per unitnya
(Rp/unit). Maka formulasi Ci=1/Pi
( )
( )
Total output yang dikeluarkan selama periode t Rp
Total biaya input yang dikeluarkan selama periode t Rp
Ci
i
= i
Kesimpulan:
Kenaikan produktivitas yang menyebabkan penurunan
biaya per unitnya akan mampu meningkatkan daya saing
dari output yang dihasilkan oleh industri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar